Didalam dunia kerja Personal Branding sangat di perlukan dalam rangka meningkatkan citra seseorang dalam lingkungan kerjanya. Personal Branding merupakan citra, pesan ataupun gambaran mengenai diri seseorang, atau dengan singkat kata adalah kesan yang dapat kita tangkap dari seseorang.Sehingga hal semacam ini akan bepengaruh terhadap reputasi sesorang dalam lingkunganya.
Banyak hal yang dapat kita lakukan untuk meningkatkan Personal Branding kita didepan atasan maupun teman kerja kita. Beberapa hal berikut dapat meningkatkan nilai positif kita anatara lain:
a. Selalu datang tepat waktu
b. bersikap dan bertutur kata dengan sopan baik dengan teman maupun dengan atasan
c. Berdedikasi dan selalu menyelesaiakan pekerjaan denganbaik atau dengan kata lain selalu berprestasi
Hal-hal semacam ini diharapkan mampu meningkatkan citra positif seseorang dalam lingkungan kerjanya.Sehingga akan meningkatkan citra seseorang dalam lingkungan kerjanya, nilai plus akan melekat padanya bisa-bisa akan menambah angka kredit yang diberikan oleh atasan dan bisa-bisa pula akan mempermudah jalan kita menuju puncak karir yang diinginkan.@guz
29 Oktober 2008
22 Oktober 2008
Pentingnya Memotivasi Diri
Kadang, kita dihadapkan pada suatu situasi yang menyudutkan dalam hal pekerjaan. Entah karena lingkungan kerja yang tidak menyenangkan, beban kerja terlalu berat, atau sebaliknya tidak memiliki kesempatan untuk mengembangkan diri.
Secara langsung maupun tidak, hal-hal tersebut dapat membuat diri merasa tidak termotivasi ketika bekerja. Jika hal ini dibiarkan berlarut-larut tentu akan menjadi bumerang bagi kinerja serta karir kita dikemudian hari. Lalu apa yang bisa dilakukan?
Selalu melihat sisi positif merupakan langkah utama untuk menghadapi hal tersebut. Seperti halnya dalam sebuah sistem, masing-masing orang memiliki bagiannya sendiri yang menuntut tanggung jawab dan keseriusan dalam bekerja. Sekecil apapun pekerjaan yang menjadi tanggungjawab Anda, tentu memberi kontribusi besar bagi perusahaan dan menjadi bagian yang juga menentukan kesuksesan untuk meraih suatu tujuan.
Patut disadari pula, tidak selamanya seseorang bisa memperoleh yang tepat dengan lingkungan pekerjaan yang menyenangkan sekaligus. Kadang, kita dihadapkan hanya pada salah satu pilihan. Meski kerap terasa sulit, cobalah untuk tetap fokus pada pekerjaan dan tetap memberikan citra positif terhadap lingkungan. Lama kelamaan , Anda dapat beradaptasi dengan sendirinya.
Hal lain yang dapat dilakukan, cobalah membuat target karir hingga satu, dua, atau bahkan lima tahun mendatang dan ketahui apa yang Anda inginkan. Dari sini susunlah langkah-langkah apa saja yang diperlukan untuk mengejar target tersebut. Kerap kali kita tidak menyadari bahwa pekerjaan yang sedang digeluti bisa jadi sebuah batu loncatan atau satu tahap kecil menuju sukses di kemudian hari. Dengan menyadari hal tersebut, secara tidak langsung akan menjadi pecutan untuk bekerja sebaik mungkin diwaktu sekarang, sehingga atasan maupun perusahaan pun menyadari kemampuan Anda dan akan memberi kredit tersendiri pada prestasi Anda. Jika sudah begini, Anda juga yang menuai keuntungan bukan? (Sumber: Kompas 19 Oktober 2008: hal.36)
Secara langsung maupun tidak, hal-hal tersebut dapat membuat diri merasa tidak termotivasi ketika bekerja. Jika hal ini dibiarkan berlarut-larut tentu akan menjadi bumerang bagi kinerja serta karir kita dikemudian hari. Lalu apa yang bisa dilakukan?
Selalu melihat sisi positif merupakan langkah utama untuk menghadapi hal tersebut. Seperti halnya dalam sebuah sistem, masing-masing orang memiliki bagiannya sendiri yang menuntut tanggung jawab dan keseriusan dalam bekerja. Sekecil apapun pekerjaan yang menjadi tanggungjawab Anda, tentu memberi kontribusi besar bagi perusahaan dan menjadi bagian yang juga menentukan kesuksesan untuk meraih suatu tujuan.
Patut disadari pula, tidak selamanya seseorang bisa memperoleh yang tepat dengan lingkungan pekerjaan yang menyenangkan sekaligus. Kadang, kita dihadapkan hanya pada salah satu pilihan. Meski kerap terasa sulit, cobalah untuk tetap fokus pada pekerjaan dan tetap memberikan citra positif terhadap lingkungan. Lama kelamaan , Anda dapat beradaptasi dengan sendirinya.
Hal lain yang dapat dilakukan, cobalah membuat target karir hingga satu, dua, atau bahkan lima tahun mendatang dan ketahui apa yang Anda inginkan. Dari sini susunlah langkah-langkah apa saja yang diperlukan untuk mengejar target tersebut. Kerap kali kita tidak menyadari bahwa pekerjaan yang sedang digeluti bisa jadi sebuah batu loncatan atau satu tahap kecil menuju sukses di kemudian hari. Dengan menyadari hal tersebut, secara tidak langsung akan menjadi pecutan untuk bekerja sebaik mungkin diwaktu sekarang, sehingga atasan maupun perusahaan pun menyadari kemampuan Anda dan akan memberi kredit tersendiri pada prestasi Anda. Jika sudah begini, Anda juga yang menuai keuntungan bukan? (Sumber: Kompas 19 Oktober 2008: hal.36)
16 Oktober 2008
kisah
Banyak hal yang telah akudapatkan dari semua perjalanan hidup ini. Sebenernya aku lagi gak begitu banyak ide kali ini untuk menulis, aku sampai bingung kok setiap hari yang ditulis hanya tetang keluhan hati perasaan aja. Sekali-kali kek nulis yang bernuansa indah dan menyenangkan. Tetapi mau diapa lagi kalau sementara ini benyak curahan mengenai rasa yang enggak begitu pas dengan hati nurani.
Aku banyak sekali menemui hal dalam hidup ini, kalau orang-orang sering bilang bahwa hidup ini merupakan pilihan-pilihan. Tergatung kita bagaimana memilih dan memilih pilihan yang terbaik bagi kehidupan kita sendiri. Pilihan-pilihn itu tentu saja ada pilihan yang baik dan juga pilihan yang buruk. Hidup itu diantara pilihan-pilihan hidup, kita wajib memilih diantara pilihan-pilihan itu.
Tergantung pengalaman dan pengetahuan seseorang untuk dapat meminimalkan segala kemungkinan pilihan terburuk dalam hidupnya. Pada kenyataannya hanya orang-orang yang memiliki kemampuan dan daya insting yang tinggi yang mampu memilih jalan yang terbaik. Perasaan memang merupakan faktor yang mempengaruhi dalam setiap pengambilan keputusan mengenai jalan hidup. Kehidupan terus berputar dan kita harus memilih pilihan-pilihan hidup itu, tentu dengan harapan pilihan yang terbaik adalah menjadi pilihan kita.
Kemenangan tentu saja adalah pilihan kita. Namun perlu kita ketahui bahwa pemenang sejati gak harus selalu menang. Pemenang sejati dalam arti sesungguhnya adalah orang yang juga siap menerima kekalahan dengan roso lilo legowo. Kita harus merubah mindset bahwa pemenang sejati harus selalu memenangkan setiap perhelatan. Artinya kalau kita memiliki pemikiran seperti itu kita akan menjadi orang yang selalu mengabulkan berbagai cara untuk menjadi pemenang. Itu artinya kita bukan satrio, menempuh apapun demi kemenangan.
Seorang pemenang sejati akan selalu menerima kekalahan tetapi tanpa kehilangan semangat, tujuan,cita-cita dan harapan, dia akan terus berlari sampai lelah mengejar harapannya. Ada pepatah bijak yang bilang bahwa kesuksesan adalah kemampuan untuk melewati dari setiap kegagalan ke kegagalan yang lain tanpa kehilangan semangat alias putus asa.
Kita harus menatap jauh kedepan masadepan ini, mau dibawa kemana kita ini? " change is a way of life. Those who look only to the past or present will miss the future. < Perubahan merupakan gaya hidup. Barang siapa yang hanya melihat masa lalu dan masa sekarang, dia akan kehilangan masa depan>( John F. Kennedy)".Indah S dalam Globalisasi di dunia Pendidikan,Permata Equator:Jakarta,2008.
Karena sungguh masa depan itu ada, bersiaplah untuk menjemput impian.
Aku banyak sekali menemui hal dalam hidup ini, kalau orang-orang sering bilang bahwa hidup ini merupakan pilihan-pilihan. Tergatung kita bagaimana memilih dan memilih pilihan yang terbaik bagi kehidupan kita sendiri. Pilihan-pilihn itu tentu saja ada pilihan yang baik dan juga pilihan yang buruk. Hidup itu diantara pilihan-pilihan hidup, kita wajib memilih diantara pilihan-pilihan itu.
Tergantung pengalaman dan pengetahuan seseorang untuk dapat meminimalkan segala kemungkinan pilihan terburuk dalam hidupnya. Pada kenyataannya hanya orang-orang yang memiliki kemampuan dan daya insting yang tinggi yang mampu memilih jalan yang terbaik. Perasaan memang merupakan faktor yang mempengaruhi dalam setiap pengambilan keputusan mengenai jalan hidup. Kehidupan terus berputar dan kita harus memilih pilihan-pilihan hidup itu, tentu dengan harapan pilihan yang terbaik adalah menjadi pilihan kita.
Kemenangan tentu saja adalah pilihan kita. Namun perlu kita ketahui bahwa pemenang sejati gak harus selalu menang. Pemenang sejati dalam arti sesungguhnya adalah orang yang juga siap menerima kekalahan dengan roso lilo legowo. Kita harus merubah mindset bahwa pemenang sejati harus selalu memenangkan setiap perhelatan. Artinya kalau kita memiliki pemikiran seperti itu kita akan menjadi orang yang selalu mengabulkan berbagai cara untuk menjadi pemenang. Itu artinya kita bukan satrio, menempuh apapun demi kemenangan.
Seorang pemenang sejati akan selalu menerima kekalahan tetapi tanpa kehilangan semangat, tujuan,cita-cita dan harapan, dia akan terus berlari sampai lelah mengejar harapannya. Ada pepatah bijak yang bilang bahwa kesuksesan adalah kemampuan untuk melewati dari setiap kegagalan ke kegagalan yang lain tanpa kehilangan semangat alias putus asa.
Kita harus menatap jauh kedepan masadepan ini, mau dibawa kemana kita ini? " change is a way of life. Those who look only to the past or present will miss the future. < Perubahan merupakan gaya hidup. Barang siapa yang hanya melihat masa lalu dan masa sekarang, dia akan kehilangan masa depan>( John F. Kennedy)".Indah S dalam Globalisasi di dunia Pendidikan,Permata Equator:Jakarta,2008.
Karena sungguh masa depan itu ada, bersiaplah untuk menjemput impian.
13 Oktober 2008
Kemana Setelah Lulus..???
Tak sedikit diantara mahasiswa yang mengalami kebingungan setelah menyelesaikan kuliah. Ada yang sibuk mencari kerja, ada yang mempersiapkan diri dengan mengikuti kursus bahasa asing atau komputer untuk menambah nilai plus seseorang memasuki pasar kerja. Karena memang persaingan dan peluang di pasar kerja sangat sempit, seseorang dituntut lebih kompetitif dan kreatif mencari setiap celah dan peluang. Namun tak sedikit dari mahasiswi yang sebaliknya justru mencari mertua…hehe…
Memang kenyataannya menjadi mahasiswa itu pahit, gimana enggak saat mau masuk perguruan tinggi pun sudah dibuat bingung. Mau masuk di Perguruan Tinggi Mana, belum lagi ditambah pusing mau ngambil program studi apa karena memang banyak PTN atau PTS yang menawarkan program studi. Semua menawarkan keunggulan dan jaminan masa depan yang prospektif setelah lulu nanti. Ditambah dengan biaya kuliah yang selangit, yang membuat hati menjadi miris.
Tak sedikit dari mhasiswa yang memilih jurusan karena hanya ikut-ikutan teman atau pacar, ada juga yang memang karena kemauan orang tua. Banyak orang tua yangmengharapkan anaknya menjadi seorang insinyur maupun dokter, sehingga mereka memaksakan kehendaknya kepada putra-putri meraka, sejak SMA sudah digembleng disuruh ikut Bimbingan Belajarlah,kursuslah dan sebagainya. Sehingga tak sedikit dari mereka yang menjalani hidup karena keterpaksaan. Mengambil jurusan yang enggak sesuai dengan keinginannya, mereka bukan menjadi diri mereka sendiri. Akhirnya ketika lulus justru mereka mengalami kebingungan sendiri.
Mencari Peluang ditengah ketatnya Persaingan
Lapangan kerja dan angkatan kerja yang tak sebanding mengakibatkan jumlah tenaga kerja tidak semuanya dapat terserap pasar kerja. Persaingan menjadi semakin ketat. Kita bisa saksikan setiap ada penyelenggaraan bursa kerja selalu dipenuhi para pencari kerja yang membludak. Menuerut catatan Kompas jumlah pengangguran terdidik di Indonesia mengalami peningkatan setiap tahunya.
Nah bagaimana agar kita mampu bersaing dan memenangkan persaingan kerja, berikut sedikit tip:
• Bekali diri dengan ketrampilan yang lain selain prestasi akademik,misalnya penguasaan terhadap bahasa asing dan penguasaan terhadap Teknologi Informasi ini akan menjadi nilai plus bagi anda.
• Pengembangan diri skil dan hardskil, kemampuan akademis atau IPK tinggi bukan jaminan sukses menembus pasar kerja. Karena tanpa didukung kemampuan emosional atau kecerdasan emosi dia tak akan jadi pemenang. Kita harus banyak mengembangkan diri misalnya aktif di kegiatan kemahasiswaan ataupun di lingkungan masayrakat untuk mengasah kecerdasan emosi, sehingga akan tumbuh sikap2 kepemimpinan/manajerial,kemampuan komunikasi, kreatif/problem solving, kerjasama, kemampuan berinteraksi dengan orang, percaya diri dan sikap-sikap lain yang mendukng.
• Kuasai informasi, karena informasi adalah kekuatan, misalnya kita banyak mendapat atau memiliki informasi kerja baik itu dari teman, Koran, internet maupun sumber-sumber yang lain.
• Rajinlah memasukan lamaran kerja, buat lamaran yang semenarik mungkin yang mampu menjaual diri kita.
• Jangan mudah menyerah, mualailah dari mimpi dan berusahalah mewujudkannya.
Dan yang paling penting adalah jangan lupa memohon dan berdoa kepada ALLAH SWT , mintalah petunjuk-Nya.
Memang kenyataannya menjadi mahasiswa itu pahit, gimana enggak saat mau masuk perguruan tinggi pun sudah dibuat bingung. Mau masuk di Perguruan Tinggi Mana, belum lagi ditambah pusing mau ngambil program studi apa karena memang banyak PTN atau PTS yang menawarkan program studi. Semua menawarkan keunggulan dan jaminan masa depan yang prospektif setelah lulu nanti. Ditambah dengan biaya kuliah yang selangit, yang membuat hati menjadi miris.
Tak sedikit dari mhasiswa yang memilih jurusan karena hanya ikut-ikutan teman atau pacar, ada juga yang memang karena kemauan orang tua. Banyak orang tua yangmengharapkan anaknya menjadi seorang insinyur maupun dokter, sehingga mereka memaksakan kehendaknya kepada putra-putri meraka, sejak SMA sudah digembleng disuruh ikut Bimbingan Belajarlah,kursuslah dan sebagainya. Sehingga tak sedikit dari mereka yang menjalani hidup karena keterpaksaan. Mengambil jurusan yang enggak sesuai dengan keinginannya, mereka bukan menjadi diri mereka sendiri. Akhirnya ketika lulus justru mereka mengalami kebingungan sendiri.
Mencari Peluang ditengah ketatnya Persaingan
Lapangan kerja dan angkatan kerja yang tak sebanding mengakibatkan jumlah tenaga kerja tidak semuanya dapat terserap pasar kerja. Persaingan menjadi semakin ketat. Kita bisa saksikan setiap ada penyelenggaraan bursa kerja selalu dipenuhi para pencari kerja yang membludak. Menuerut catatan Kompas jumlah pengangguran terdidik di Indonesia mengalami peningkatan setiap tahunya.
Nah bagaimana agar kita mampu bersaing dan memenangkan persaingan kerja, berikut sedikit tip:
• Bekali diri dengan ketrampilan yang lain selain prestasi akademik,misalnya penguasaan terhadap bahasa asing dan penguasaan terhadap Teknologi Informasi ini akan menjadi nilai plus bagi anda.
• Pengembangan diri skil dan hardskil, kemampuan akademis atau IPK tinggi bukan jaminan sukses menembus pasar kerja. Karena tanpa didukung kemampuan emosional atau kecerdasan emosi dia tak akan jadi pemenang. Kita harus banyak mengembangkan diri misalnya aktif di kegiatan kemahasiswaan ataupun di lingkungan masayrakat untuk mengasah kecerdasan emosi, sehingga akan tumbuh sikap2 kepemimpinan/manajerial,kemampuan komunikasi, kreatif/problem solving, kerjasama, kemampuan berinteraksi dengan orang, percaya diri dan sikap-sikap lain yang mendukng.
• Kuasai informasi, karena informasi adalah kekuatan, misalnya kita banyak mendapat atau memiliki informasi kerja baik itu dari teman, Koran, internet maupun sumber-sumber yang lain.
• Rajinlah memasukan lamaran kerja, buat lamaran yang semenarik mungkin yang mampu menjaual diri kita.
• Jangan mudah menyerah, mualailah dari mimpi dan berusahalah mewujudkannya.
Dan yang paling penting adalah jangan lupa memohon dan berdoa kepada ALLAH SWT , mintalah petunjuk-Nya.
Langganan:
Postingan (Atom)
Urgently Required Librarian Staff.
Universitas Al Azhar Indonesia (UAI) is an emerging university, aspiring for excellent education with many stakeholders. We hereby would lik...
-
http://sosbud.kompasiana.com/2012/04/10/petisi-hentikan-tradisi-kebijakan-penempatan-pegawai-bermasalah-di-perpustakaan/ Untuk kedua kal...
-
sekilas tentang Library & Tape Dispatching Trans TV Library & Tape Dispatch Trans TV dengan Visi sebagai Library terbaik di bidang ...
-
INFO LOKER...DIBUTUHKAN SEGERA!! Best Regards, ARDIAN ARDA President of Rotaract Club Jakarta Metropolitan 2008-2009 Incoming CRR Jakarta A...